Ruang kerja tim mengubah kerja perorangan yang berhasil menjadi sistem operasi bersama. Rekan satu tim bisa memakai agen dan workflow publik yang sama, sementara chat, akun yang terhubung, dan izin masing-masing tetap terpisah.
Kalau tim Anda sekarang menyimpan prompt di sebuah dokumen, anggap workflow sebagai versi yang bisa dijalankan dari pustaka prompt itu: ia memuat instruksinya, berkas pendukungnya, kapan dipakai, dan standar keluarannya. Workflow tetap tanpa pemicu. Tambahkan automation hanya ketika tim ingin menjalankannya secara terjadwal atau berdasarkan peristiwa.
Bangun pustaka workflow bersama
Jalur praktis dari satu hasil yang berguna menuju proses tim yang bisa diulang:
- Kerjakan tugasnya sendiri dulu. Mulai dari pekerjaan nyata dan pastikan hasilnya memang berguna sebelum dibakukan.
- Ubah metodenya menjadi workflow. Simpan prosedur yang berulang, input yang dibutuhkan, rujukannya, format keluaran, dan aturan pemeriksaannya.
- Jadikan workflow itu Public. Workflow publik bisa ditemukan dan dipakai anggota lain di ruang kerja yang sama.
- Undang rekan satu tim. Tambahkan anggota dari Settings → People dan beri setiap orang peran yang sesuai.
- Biarkan tiap anggota menghubungkan akunnya sendiri. Berbagi workflow tidak berarti berbagi kotak masuk, token, chat pribadi, atau persetujuan pribadi pembuatnya.
- Jalankan dari Web Chat atau Slack. Workflow publik yang sama bisa dipanggil dengan namanya di mana pun agen pemiliknya tersedia.

Workflow publik memberi ruang kerja satu metode yang sudah ditinjau, tanpa memaksa semua orang berbagi satu akun.
Panduan penyiapan tim
Ikuti panduan ini berurutan untuk penerapan pertama, atau langsung lompat ke bagian yang Anda butuhkan:
Create workflow instructions with your agent
Ubah satu run yang berhasil menjadi prosedur yang tahan lama bersama agen Anda. Biarkan agen menyusun draf workflow-nya, lalu periksa bagian-bagian yang memerlukan batasan jelas dari tim Anda.
Share workflows with your team
Pahami beda visibilitas privat dan publik, terbitkan workflow di dalam ruang kerja, panggil dengan namanya, dan salin ke agen lain saat sebuah tim butuh cabang yang aman.
Invite teammates
Siapkan agen dan workflow bersama, undang anggota dari Settings → People, tetapkan akses Admin atau Member, dan kelola undangan yang masih tertunda.
Join a team workspace
Terima undangan, pindah ke ruang kerja yang benar, temukan agen dan workflow bersama, hubungkan layanan Anda sendiri, lalu selesaikan run pertama dengan aman.
Use shared workflows in Slack
Pasang aplikasi Slack, hubungkan tiap anggota, tambahkan Okou ke sebuah kanal, panggil workflow dengan @Okou, dan jaga tindak lanjutnya tetap dalam satu thread.
Apa yang dibagikan dan apa yang tetap pribadi
| Dibagikan ke ruang kerja | Tetap di satu anggota, agen, atau run |
|---|---|
| Agen publik dan definisi perannya | Agen privat |
| Workflow publik dan berkas rujukan yang dilampirkan | Workflow privat |
| Metode workflow, keluaran yang diharapkan, dan standar mutunya | Chat pribadi anggota dan artefak yang belum dibagikan |
| Hasil yang sengaja dikirim ke Slack, Notion, GitHub, Sheets, atau sistem bersama lain | Kredensial konektor milik anggota dan data akun pribadinya |
| Integrasi dan pengaturan tingkat ruang kerja, jika didukung | Authorization tiap agen dan setiap izin yang diberikan |
| Workflow yang bisa dipanggil rekan satu tim | Pemilik, pemicu, dan akses terhubung milik sebuah automation |
Menerbitkan workflow berarti membagikan metodenya, bukan kredensial pembuatnya. Saat anggota lain menjalankannya, Okou memakai koneksi yang tersedia bagi anggota itu dan izin yang diberikan kepada agen yang dipilih.
Tiga objek dalam tim
| Objek | Yang ditentukannya | Perilaku dalam tim |
|---|---|---|
| Agen | Peran, konteks kerja, dan kemampuan yang tersedia | Agen publik tersedia bagi anggota ruang kerja. Agen privat tidak. |
| Workflow | Prosedur yang bisa dipakai ulang untuk satu tugas | Setiap workflow milik satu agen dan punya visibilitas sendiri, Public atau Private. |
| Automation | Satu pemicu, satu workflow, satu agen, dan satu pemilik | Berjalan asinkron memakai akses terhubung milik pemiliknya. Ia bukan bagian dari instruksi workflow. |
Pemisahan ini penting. Terbitkan agen dan workflow bila Anda ingin orang memakai metode yang sama. Buat automation hanya setelah tim sepakat siapa pemilik run berulangnya, apa pemicunya, dan ke mana hasilnya dikirim.
Workflow tim pertama yang baik
Pilih tugas yang memang sudah melewati serah terima, misalnya menyaring lead yang masuk, meninjau eskalasi pelanggan, menyiapkan ringkasan metrik mingguan, menangani laporan bug, atau menyusun draf tinjauan konten.
Workflow pertama yang kuat punya:
- satu hasil yang jelas;
- input yang bisa dikenali setiap rekan satu tim;
- sumber yang disetujui atau rujukan yang dilampirkan;
- format keluaran yang mudah ditebak;
- aturan tegas untuk tindakan yang perlu persetujuan manusia;
- satu tujuan bersama untuk hasilnya.
Mulailah dengan menjalankannya secara manual berdua. Perbarui instruksinya setelah orang kedua menemukan konteks yang kurang. Begitu workflow itu memberi hasil yang konsisten, putuskan apakah ia juga perlu automation.
Panduan terkait
- Agents menjelaskan agen publik dan privat.
- Workflows membahas pembuatan dan pemanggilan workflow.
- Automations menambahkan jadwal dan pemicu peristiwa.
- Permissions menjelaskan koneksi, Authorization, dan izin yang diberikan.
- Slack membahas integrasi Slack selengkapnya.

